Wawancara

[Wawancara] 150921 Mino Mengungkapkan Masa Sulit yang Dihadapinya selama SMTM4 di Majalah W Korea Edisi Oktober 2015

P: Kau menjadi runner up “Show Me The Money 4”. Apakah hasil akhirnya sama dengan prediksimu di awal kontes, misalnya peringkatmu dan pemenangnya?

Mino: Aku tidak memprediksi dimana aku akan berada tetapi sejujurnya aku berpikir wajar kalau aku masuk final. Karena aku percaya diri di atas panggung, aku pikir aku pasti bisa mencapai final. Aku tidak menyangka itu akan begitu sulit. Tetapi setelah mengalami babak pertama penyisihan, pikiranku berubah. Aku pikir, “Ah! Sepertinya akan susah untuk melangkah ke atas.” Jadi aku bekerja lebih keras. Aku menjadi Top 10 dan panggung final terjadi dalam sekejap mata.

P: Aku dengar kau mengalami insomnia?

Mino: Ketika seseorang tiba-tiba menjadi sibuk atau ketika tiba-tiba memiliki banyak hal yang harus dipikirkan, mereka akan susah tidur. Aku mengalami masa yang paling berat dan tekanan paling besar dalam hidupku dan aku pikir ini merupakan saat dimana aku paling banyak khawatir di sepanjang aku hidup. Biasanya, Aku langsung tidur segera setelah kepalaku menyentuh bantal, tetapi setelah siaran dimulai aku tidak dapat tidur meskipun aku ingin.

P: Aku pikir walaupun Song Mino melakukannya dengan sangat baik dia tidak akan menang. Bagaimana publik akan bereaksi jika diumumkan bahwa pemenangnya dari YG lagi setelah Bobby menang di Season 3?

Mino: Sejujurnya, bohong jika aku bilang aku tidak memikirkannya. Pada akhirnya, aku tidak menang tetapi aku khawatir tentang hal yang akan dikatakan kepadaku jika aku menang. Jadi dibandingkan menjadi serakah dari awal untuk menang, walaupun aku tereleminasi, aku ingin menunjukkan penampilan terkerenku di atas panggung. Aku hanya berpikir untuk menunjukkan diriku, memperbarui panggungku sendiri.

P: Walaupun kau tidak menang, “Fear” menjadi lagu paling sukses dari “Show Me The Money 4”. Sungguh menyegarkan mendengar kata-kata yang menceritakan kelemahan hatimu diantara lirik rap yang mengekspresikan betapa kuat dan betapa mereka adalah yang terbaik.

Mino: Itu mengandung perasaan jujur yang kurasakan saat syuting “Show Me The Money 4”. Aku terjebak dalam pemikiran yang salah bahwa aku harus menulis lirik yang sangat kuat dan berpengaruh mulai dari saat aku mempersiapkan diri untuk program ini. Aku hanya berpikir tentang “melucuti dengan benar” perhatian, antisipasi, tekanan, dan mata yang mencoba memandangku sambil mengenakan kacamata gelap disekeitarku. Ketika aku terus menulis lirik, obsesi seperti menjadi semakin kuat dan aku menjadi terikat dalam sistemku sendiri. Dalam proses tersebut aku menulis lirik yang melewati garis batas dan aku sangat menyesalinya. Ketika aku menerima kritik yang gencar, aku ingin secara jujur menulis emosi yang kurasakan saat itu. Aku berada di atas panggung dimana aku dapat benar-benar menunjukkan diriku karena aku di semi-final. Jadi aku tidak ingin mengatakan hal-hal seperti, “Aku kuat. Aku yang terbaik. Kalian semua idiot”. Terutama karena tidak ada banyak panggung dimana aku dapat membagi cerita sejatiku, aku secara tulus menceritakan kisahku tanpa rasa tegang.

P: Kau menyebut tentang “melewati garis batas”, ada kontroversi terkait lirikmu yang tidak benar.

Mino: Sebaris lirik itu adalah salah satu lirik yang aku tulis sewaktu aku mempersiapkan diri untuk siaran sebelum program dimulai. Aku pikir aku menulis lebih dari 100 baris lirik selama waktu 3 minggu sebelum babak pertama penyisihan. Rapper yang aktif memiliki banyak amunisi jadi mereka akan senantiasa siap tetapi aku telah menulis musik mainstream sampai saat itu jadi aku sangat gelisah. aku pikir aku harus menulis 2 sampai 3 kali lipat lebih banyak dibandingkan kontestan lain yang akan bertanding denganku jadi aku mengunduh ratusan instrumental di studio rekaman, dan apapun genrenya, apapun temanya, aku terus menulis. Karena gaya hidup yang seperti ini terus berulang, aku pikir aku menghipnotis diriku setiap aku mengatakan pada diriku sendiri, “Kau perlu menjadi lebih kuat. Lirikmu perlu lebih memberikan dampak. Jadi kau dapat mengalahkan kontestan luar biasa yang akan bertanding denganmu”. Pada waktu itu, di saat kemampuan menimbangku sedang lemah, walaupun saat aku melakukan rap untuk baris itu, aku tidak dapat menyadari kekeliruanku. Memang problematik tidak dapat menyadarinya sendiri, tetapi saat itu aku tidak memiliki ketenangan batin untuk dapat memikirkannya dengan masak. Setelah siaran dan setelah reaksi publik, itu baru menamparku. Saat aku dimarahi dan dikritik oleh orang-orang, aku dapat melangkah keluar dari obsesi yang kuciptakan.

P: Aku yakin kau merasakan berbagai macam emosi dalam proses dikritik dan meminta maaf.

Mino: Aku selalu ingin menulis lirik yang sangat bagus. Bahkan saat ini aku bekerja keras dan percaya bahwa salah satu kekuatanku adalah lirik. Setelah hal ini terjadi, aku menjadi lebih berhati-hati dalam menulis lirik. Posisiku adalah sebagai artis mainstream dan aku memiliki banyak penggemar yang masih muda dan penggemar wanita. Aku menjadi merasakannya dalam sampai ke tulangku bahwa itu adalah sesuatu yang harus kuhadapi dengan penuh kehati-hatian. Aku pikir aku perlu menerima hal ini sebagai kesempatan untuk menjadi lebih matang sebagai penyanyi dan rapper mainstream.

P: Untuk “Fear”, vokal Taeyang yang ditampilkan sangat memberi dampak, sebagaimana juga rapmu.

Mino: Sebelum liriknya selesai, Aku memikirkan dengan dalam siapa yang harus kuajak untuk tampil di dalamnya. Aku bahkan meminta Junhoe dari iKON dan Koonta-hyung [dari Rude Paper] untuk mencoba menyanyikan panduan vokalnya. Setelah mendengarkan itu, aku mencapai kesimpulan bahwa warna suara yang bersih adalah yang paling cocok, dan satu-satunya suara yang dapat kupikirkan adalah suara Taeyang-hyung. Aku memintanya kalau-kalau dia dapat memenuhinya dan setelah mendengarkan lagu tersebut, dia dengan senang hati menerima permintaanku. Walaupun dia sibuk dengan “Infinity Challenge” pada saat itu, aku sangat berterima kasih karena dia meluangkan waktu untuk berpartisipasi. Aku sangat puas saat mendengarkan hasil akhirnya.

P: Dalam satu sisi, menampilkan Taeyang merupakan pedang bermata dua. Sejalan dengan kesuksesan lagu, itu juga menyambar kakimu. Terdapat respon seperti “Tidakkah menampilkan Taeyang merupakan kecurangan” dan “Kau adalah yang bilang bahwa akan melakukannya tanpa embel-embel YG”.

Mino:  Benar. Aku pikir wajar jika orang-orang memberi respons seperti itu. Aku memang bilang dalam rap, “tanpa embel-embel YG di belakangku” tapi itu tidak mengubah kenyataan bahwa aku artis di YG. Aku harap orang menerimanya sebagai ekspresi semangatku. Aku berjanji untuk menunjukkan Song Mino, bukan sebagai penyanyi di bawah agensi YG dan bukan sebagai member WINNER. Ada penyanyi lain yang bisa tampil di lagu tersebut tetapi saat aku memikirkan untuk menciptakan lagu sebaik mungkin, suara yang terus terdengar di kepalaku adalah suara Taeyang-hyung. Wajar jika orang berpikir aku mendapat keuntungan dengan Taeyang dari BIGBANG featuring tetapi aku pikir lagunya sendiri memang bagus, jadi orang akan mengakuinya. Sulit bagiku untuk menyerah terhadap gambaran keseluruhan lagu yang kuinginkan sebagai orang yang membuat lagu. Selain itu Blacknut bukanlah lawan yang gampang jadi aku tidak punya pilihan selain menggunakan kartu terbaikku. Aku berputus asa dalam memenangkan pertandingan, untuk membuat lagu sebagus mungkin dan untuk memenuhi kepuasanku sendiri. Jadi itulah keputusanku.

 P: Aku terkenang dengan tawa alamimu sebagai respon terhadap serangan rap Blacknut, “Toh akhirnya Song Mino yang akan menang”. Bagaimana perasaanmu ketika pertama kali mendengarnya dan bagaimana kau bisa mentoleransinya?

 Mino: Ketika Blacknut-hyung mengatakannya untuk pertama kali dalam babak penyisihan kedua, aku berpikir, “Huh? Itu lucu” ketika aku mendengarnya di tempat. Karena aku penuh persiapan terhadap orang-orang yang menargetku dan mencoba menarikku ke bawah. Aku pikir aku hanya harus melakukan apa yang kulakukan, tetapi selama acara berjalan banyak orang yang terus mengatakannya berulang-ulang jadi saat paruh kedua program tersebut, aku merasa sedikit marah. Terus menerus disebut-sebut seperti slogan populer dan mendapatinya seperti label pribadi, membuat semua hal yang kulakukan dengan usahaku menjadi sia-sia dengan 1 frase itu. Tentu saja semua orang sekarang memiliki hubungan yang baik. Tidak ada orang yang hubungannya tidak baik denganku setelah muncul di “Show Me The Money 4”. Walaupun ada kesalahpahaman sebelum acara, sekarang semuanya telah terselesaikan dengan baik.

P: Kau berbagi waktu bersama dengan musisi hiphop terkemuka. Adakah hal yang kau rasakan dan pelajari?

Mino: Ketika aku bertemu dengan para senior yang tidak dapat kutemui dalam waktu yang lama dan berbicara dengan musisi yang sebelumnya tidak kukenal serta bertanding dengan mereka, spektrum di dalam diriku melebar. Mereka adalah bantuan yang besar, di bidang musik dan sebagai sesama manusia.

P: Kamu pastilah di bawah tekanan berat selama kompetisi seperti “WIN” dan “Show Me The Money 4” karena kau harus membuktikan dirimu dan menang. Apa yang membuatmu mungkin menunjukkan hasil yang baik terlepas dari semua itu?

Mino: Teddy-hyung pernah berkata padaku sekali, “Pada akhirnya, hari-harimu akan tetap sama”. Walaupun aku terjebak dalam waktu yang sulit dan menderita karenanya serta menjadi stres, hari-hariku akan tetap sama. Tidak ada yang berubah. Aku pikir itu benar. Sejak saat itu, aku mencoba untuk mengosongkan pikiranku sebanyak mungkin. Sulit untuk mengungkapnya dalam kata-kata, tetapi tak ada hal baik yang akan datang jika tetap merasa berada di dalam situasi sulit.

P: Masalah lain adalah pertemuan antara Song Mino dan Zico. Dalam satu waktu, kalian berdua bermimpi untuk debut dalam grup yang sama. Bagaimana rasanya untuk bekerja dengan Zico asebagai teman, rekan kerja, dan produser?

Mino: Aku harus mengakui bahwa aku sangat bahagia. Walaupun kami berpisah ke dalam grup yang berbeda, kami selalu menghubungi satu sama lain minimal sekali seminggu. Kami saling mengetahui satu sama lain dengan sangat baik dan kami banyak membagi pengaruh musik satu sama lain. Aku selalu ingin melakukan hal-hal dengannya karena kami memiliki selera yang sama dalam fashion, musik, dan tarian (koreografi), dan melalui kesempatan ini aku melakukan semua yang ingin kulakukan. Keinginan kami berdua terterpenuhi. Secara alami, ada lebih banyak hal yang ingin kulakukan bersamanya tetapi aku bahagia untuk melakukan hal yang kami sukai di panggung bersama-sama.

P: Akankah kita dapat melihat kalian melakukan sesuatu bersama lagi?

Mino: Jika perusahaanku mengizinkan, aku pasti akan ingin melakukan sesuatu. Aku yakin penggemarku juga akan menyukainya.

P: Adakah rapper atau musician selain Zico yang ingin kau ajak bekerjasama?

Mino: Oh Hyuk dari Hyukoh Band. Aku dekat dengannya sejak dulu. Aku membuatnya datang dalam syuting video musikku, “I’m Him”, dan dia harus menunggu seharian tetapi dia hanya muncul 0.3 detik.Tapi sekarang dia sangat populer…  Jika aku melakukan sesuatu dengannya sekarang, itu dapat dianggap aji mumpung, kan?

P: Akankah kita melihat rapper Mino di masa yang akan datang?

Mino: Aku selalu siap untuk mengambil setiap kesempatan yang lewat. Aku akan menunjukkan sisi yang lebih keren, sebuah sisi yang akan menghancurkan apapun.

Scan oleh @goduandme5. Terjemahan ke Bahasa Inggris oleh @chrissy96_. Terjemahan ke Bahasa Indonesia oleh @Incle_Babies.

Iklan

1 thought on “[Wawancara] 150921 Mino Mengungkapkan Masa Sulit yang Dihadapinya selama SMTM4 di Majalah W Korea Edisi Oktober 2015”

  1. P: Akankah kita dapat melihat kalian melakukan sesuatu bersama lagi?
    Mino: Jika perusahaanku mengizinkan, aku pasti akan ingin melakukan sesuatu. Aku yakin penggemarku juga akan menyukainya.

    ngangguk paling keras dan lama sambil senyum2 di bagian ini… duh ilah om hyunsuk, semoga bolehin mino ma zico kerja sama lagi XD

    Suka

Apa yang komentar kalian tentang hal ini?

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s